Ia menekankan, pendidikan lanjut sejatinya bukan cuma untuk dapat gelar. Tapi lebih pada upaya membangun kepemimpinan dan integritas.
Namun begitu, Bennie juga mengingatkan agar para ASN bisa menjaga keseimbangan. Antara kewajiban kuliah dan tugas kedinasan jangan sampai ada yang terbengkalai.
Seminar ini juga menghadirkan dua narasumber lain. Dr. Siti Nirhidayah, M.Si, dosen Psikologi, menyoroti persoalan work-life balance di era digital. Teknologi, katanya, bisa bantu meringankan kerja tapi sekaligus bikin hidup kita tak seimbang kalau tak dikelola.
Ia memberi contoh yang cukup menusuk.
Narasumber kedua, Dr. AOS Kuswandi, M.Si dari Magister Ilmu Pemerintahan, punya kegelisahan lain. Ia melihat banyak ASN muda yang cenderung pasif, kurang inisiatif.
Studi lanjut, menurut Kuswandi, jadi salah satu syarat penting untuk pengembangan karier, termasuk untuk menduduki jabatan struktural. Program S2 di UNISMA Bekasi sendiri dirancang fleksibel, campuran tatap muka dan online, supaya tidak mengganggu tugas utama ASN.
Melalui seminar ini, harapannya jelas: sinergi antara kampus dan pemerintah daerah bisa terus terbangun. Tujuannya satu, mencetak ASN yang bukan hanya pintar secara akademis, tapi juga berintegritas dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Artikel Terkait
KPK Periksa 10 Saksi Kasus Suap Bupati Rejang Lebong di Kantor BPKP Bengkulu
Prabowo Canangkan Pengembangan Avtur dari Sawit dan Jelantah
Dominasi 61 Tahun Golkar di Sulsel Terpatahkan, Nasdem Jadi Pemenang Pemilu 2024
Gencatan Senjata AS-Iran Goyah, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz