“Kondisi ibu sudah memasuki pembukaan lengkap, sehingga proses persalinan harus segera dilakukan. Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar dan bayi laki-laki lahir dengan selamat,”
kata Erman.
Dia menambahkan, setelah semuanya stabil, barulah ibu dan anak dibawa ke puskesmas. Sebuah intervensi yang tepat waktu, berhasil mengubah sebuah keadaan darurat menjadi momen bahagia.
Kejadian ini pun mendapat perhatian dari pimpinan. Melalui Kasi Humas Polres Sukabumi, IPTU Aah Saepul Rohman, Kapolres AKBP Samian menyampaikan apresiasinya. Bagi mereka, ini adalah bukti nyata bahwa pelayanan kepolisian harus selalu humanis.
“Apa yang dilakukan personel Pos Pam Terpadu Exit Tol Parungkuda merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan responsif. Di tengah pelaksanaan pengamanan, anggota tetap mengedepankan nilai kemanusiaan,”
tegas Aah.
Intinya, pos pengamanan itu bukan cuma untuk mengatur lalu lintas. Di saat yang dibutuhkan, ia berubah menjadi garda terdepan pertolongan bagi warga. Seperti yang terbukti pada Rabu pagi terakhir di tahun itu, ketika sebuah kelahiran mendadak berhasil ditangani dengan cepat dan penuh empati.
Artikel Terkait
8 April dalam Catatan: Kelahiran Kofi Annan, Tragedi Kurt Cobain, dan Proyek Energi Terbarukan
KPK Jelaskan Alasan Ridwan Kamil Belum Dipanggil Kembali untuk Kasus BJB
Geng Motor Serang Juru Parkir dengan Panah Busur di Makassar
Real Madrid Hadapi Bayern Munchen di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions