8 April dalam Catatan: Kelahiran Kofi Annan, Tragedi Kurt Cobain, dan Proyek Energi Terbarukan

- Rabu, 08 April 2026 | 04:50 WIB
8 April dalam Catatan: Kelahiran Kofi Annan, Tragedi Kurt Cobain, dan Proyek Energi Terbarukan

Tanggal 8 April ternyata menyimpan beberapa catatan sejarah yang cukup beragam. Dari dunia politik internasional hinga dunia musik, peristiwa-peristiwa ini meninggalkan jejak yang sulit dilupakan.

Misalnya, pada tahun 1938, dunia menyambut kelahiran Kofi Annan. Pria asal Ghana ini kemudian memimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Sekjen dari 1997 hingga 2006. Namanya harum sebagai simbol diplomasi dan perdamaian, yang bahkan mengantarnya meraih Nobel Perdamaian di tahun 2001. Namun begitu, sang diplomat akhirnya berpulang di usia 80 tahun, tepatnya pada Agustus 2018.

Lompat ke tahun 1994, suasana dunia musik diguncang berita pilu. Kurt Cobain, vokalis sekaligus gitaris band legendaris Nirvana, ditemukan tewas. Ia ditemukan di sebuah ruang di atas garasi rumahnya di Lake Washington. Menurut laporan, yang menemukan adalah seorang pegawai listrik bernama Gary Smith.

Autopsi menyebut ia sudah meninggal sejak tiga hari sebelumnya. Dan penyebabnya diduga kuat adalah bunuh diri.

Cobain sebenarnya bukan sosok yang nyaman dengan popularitas. Meski lagunya, "Smells Like Teen Spirit", jadi fenomenal dan mengubah wajah musik pop dari glam metal ke grunge pada 1991, ia justru tertekan dengan statusnya sebagai bintang. Menjelang akhir hidupnya, ia sempat masuk rehabilitasi pada akhir Maret 1994. Tapi, ia kabur dan menghilang.

Dalam saku jaketnya, ditemukan sepucuk surat. Isinya menggambarkan pergulatan batinnya tentang tekanan menjadi selebritas, masa lalunya, dan keluarganya.

Di sisi lain, ada juga pencapaian teknologi yang patut dicatat. Pada 8 April 2013, fase pertama proyek London Array resmi beroperasi penuh. Ladang angin lepas pantai raksasa di muara Sungai Thames ini punya 175 turbin dengan kapasitas 630 MW. Proyek ambisius ini sempat memegang gelar sebagai ladang angin lepas pantai terbesar di dunia.

Perdana Menteri Inggris saat itu, David Cameron, baru meresmikannya secara simbolis beberapa bulan kemudian, tepatnya di bulan Juli 2013. Sebuah pencapaian besar di bidang energi terbarukan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar