Washington Lewat sebuah postingan di media sosialnya, Truth Social, Donald Trump tiba-tiba mengumumkan gencatan senjata dengan Iran. Gencatan itu, katanya, bakal berlaku untuk dua minggu ke depan. Pengumuman ini datang tepat ketika ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas.
Dalam pernyataan tertulisnya, mantan Presiden AS itu mengaku keputusannya diambil setelah berbicara dengan pimpinan Pakistan. Mereka adalah Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir.
Trump menegaskan bahwa ini adalah gencatan senjata dua arah. Menurutnya, langkah ini bisa diambil karena tujuan militer AS sudah tercapai, bahkan terlampaui. Ia juga menyebut negosiasi perdamaian jangka panjang dengan Iran sudah berada di jalur yang tepat.
Namun begitu, Trump tidak merinci isi dari proposal sepuluh poin yang diajukan Teheran itu. Sumber-sumber lain menduga, inti tuntutan Iran sebenarnya sederhana: jaminan bahwa wilayahnya tidak akan lagi diserang.
Artikel Terkait
Dua Tewas dalam Kecelakaan Pikap dan Motor di Tikungan Tajam Pringsewu
Pemimpin Tertinggi Iran Dilaporkan Kritis dan Tak Sadarkan Diri di Qom
Ketua Komisi XI Kritik Komunikasi Pemerintah Pasca-Penurunan Prospek Kredit Indonesia
Kemacetan Pagi Landa Ruas Tol Menuju Jakarta Usai Libur Panjang