SURABAYA Putaran kedua kompetisi sudah di depan mata. Dan Persebaya Surabaya tak mau buang waktu. Klub berjuluk Green Force itu resmi melakukan gebrakan: memperkenalkan pemain anyar Pedro Matos dan, di saat bersamaan, melepas enam nama dari skuad utama. Langkah ini jelas bukan sekadar ganti-ganti pemain biasa, tapi sinyal kuat untuk fase penting perombakan tim.
Kabarnya, kepastian perekrutan Matos ini diumumkan lewat unggahan video di akun media sosial klub, @officialpersebaya, Sabtu kemarin. Dalam video singkat itu, pemain asal Brasil itu sudah tampak nyaman mengenakan jersi hijau khas Bajul Ijo. Ia terlihat di ruang ganti, ditemani Risto Mitrevski.
Pedro Matos punya pesan khusus buat Bonek.
"Sampai jumpa di GBT pada satu Februari. Salam satu nyali, wani," ujarnya.
Sebelum hijrah ke Surabaya, Matos membela Semen Padang FC. Catatannya cukup solid: 15 kali main, satu gol, dan empat assist. Latar belakangnya juga menarik. Pemain berusia 26 tahun ini punya pengalaman bermain di Portugal, membela klub-klub seperti SC Praiense, Valadares Gaia FC, dan AD Sanjoanense. Jadi, bukan wajah baru sama sekali di sepak bola Asia.
Namun begitu, kedatangan satu pemain baru tentu berimbas pada yang lain. Manajemen Persebaya rupanya sudah melakukan evaluasi mendalam terhadap komposisi pemain. Hasilnya, enam nama harus angkat koper.
Artikel Terkait
Pertaruhan Nyawa Persijap Jepara di Hadapan PSM Makassar
Chelsa Incar Douglas Luiz, Juventus Terancam Rugi Lagi
Duel Sengit di Emirates: Arsenal dan Manchester United Perebutkan Puncak
Bursa Transfer Super League 2025/2026: Klub-Klub Berlomba Perkuat Skuad