Persebaya Ganti Kulit: Pedro Matos Datang, Enam Pemain Didepak

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:00 WIB
Persebaya Ganti Kulit: Pedro Matos Datang, Enam Pemain Didepak
Perombakan Persebaya: Datangkan Pedro Matos, Lepas Enam Pemain

SURABAYA Putaran kedua kompetisi sudah di depan mata. Dan Persebaya Surabaya tak mau buang waktu. Klub berjuluk Green Force itu resmi melakukan gebrakan: memperkenalkan pemain anyar Pedro Matos dan, di saat bersamaan, melepas enam nama dari skuad utama. Langkah ini jelas bukan sekadar ganti-ganti pemain biasa, tapi sinyal kuat untuk fase penting perombakan tim.

Kabarnya, kepastian perekrutan Matos ini diumumkan lewat unggahan video di akun media sosial klub, @officialpersebaya, Sabtu kemarin. Dalam video singkat itu, pemain asal Brasil itu sudah tampak nyaman mengenakan jersi hijau khas Bajul Ijo. Ia terlihat di ruang ganti, ditemani Risto Mitrevski.

Pedro Matos punya pesan khusus buat Bonek.

"Sampai jumpa di GBT pada satu Februari. Salam satu nyali, wani," ujarnya.

Sebelum hijrah ke Surabaya, Matos membela Semen Padang FC. Catatannya cukup solid: 15 kali main, satu gol, dan empat assist. Latar belakangnya juga menarik. Pemain berusia 26 tahun ini punya pengalaman bermain di Portugal, membela klub-klub seperti SC Praiense, Valadares Gaia FC, dan AD Sanjoanense. Jadi, bukan wajah baru sama sekali di sepak bola Asia.

Namun begitu, kedatangan satu pemain baru tentu berimbas pada yang lain. Manajemen Persebaya rupanya sudah melakukan evaluasi mendalam terhadap komposisi pemain. Hasilnya, enam nama harus angkat koper.

Mereka adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan kiper Rendy Oscario. Keputusan ini disampaikan secara terbuka lewat pernyataan resmi di Instagram.

"Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force. Semoga beruntung dan doa terbaik rek," tulis admin akun @officialpersebaya.

Jelas, perombakan ini bukan tanpa alasan. Ini adalah upaya nyata untuk membentuk skuad yang lebih kompetitif dan siap tempur. Persaingan di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dipastikan akan jauh lebih ketat.

Ujian pertama akan datang cepat. Persebaya dijadwalkan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1) nanti. Kick-off pukul 15.30 WIB. Laga ini penting buat mengukur kekuatan baru mereka.

Posisi di klasemen saat ini? Persebaya ada di peringkat ketujuh dengan 28 poin dari 17 laga. Sedangkan lawan mereka, PSIM, mengemas 30 poin dan duduk di posisi keenam. Selisihnya tipis. Setiap poin jadi berharga.

Nah, di tengah situasi seperti inilah kehadiran Pedro Matos dinanti. Bisa tidak dia memberi warna baru dan jadi pemecah kebuntuan di fase krusial musim ini? Jawabannya akan segera terlihat di lapangan hijau.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar