Timnas Indonesia Hadapi FIFA Series Tanpa Miliano Jonathans, Peluang Terbuka untuk Pengganti

- Kamis, 12 Maret 2026 | 12:30 WIB
Timnas Indonesia Hadapi FIFA Series Tanpa Miliano Jonathans, Peluang Terbuka untuk Pengganti
Timnas Indonesia Hadapi Ujian Tanpa Miliano Jonathans

Sepak bola memang tak pernah lepas dari kejutan. Kadang, satu berita dari belahan dunia lain bisa mengacak-acak semua rencana. Untuk Timnas Indonesia, berita itu datang dari Belanda, tepatnya dari lapangan hijau Woudestein di Rotterdam.

Miliano Jonathans, pemain muda yang diandalkan untuk mengisi sayap kanan, dipastikan absen. Cedera robek ligamen lutut anterior (ACL) yang dideritanya saat Excelsior Rotterdam melawan SC Heerenveen, Minggu lalu, memupus harapan. Cedera macam ini bukan main-main; pemain butuh waktu berbulan-bulan untuk pulih.

Bagi pelatih John Herdman, ini jelas pukulan. Rencana yang sudah disusun harus diputar ulang. Tapi ya, sepak bola juga soal adaptasi. Kekosongan di posisi sayap kanan itu kini jadi lahan rebutan. FIFA Series 2026 di Jakarta akhir Maret nanti, dari yang semula cuma ajang uji coba, tiba-tiba berubah jadi panggung pembuktian bagi beberapa nama.

Lalu, siapa saja yang berpeluang menggantikan Miliano?

Yakob Sayuri adalah nama pertama yang muncul. Winger ini punya kecepatan dan determinasi yang tak diragukan lagi. Dia tak cuma jago menyerang, tapi juga rela turun membantu pertahanan. Karakternya yang garang bisa jadi senjata ampuh.

Selain Yakob, ada Beckham Putra dari Persib. Meski lebih sering bermain sebagai gelandang serang, fleksibilitasnya memungkinkan dia untuk diplot di sisi kanan. Visi permainannya bagus, umpan-umpannya matang. Dan yang penting, dia punya naluri mencetak gol dari luar kotak penalti.

Nama lain yang patut dipertimbangkan adalah Egy Maulana Vikri. Gaya bermainnya mirip dengan Miliano: sama-sama kidal dan suka memotong ke dalam dari sayap kanan. Pengalamannya bermain di Eropa memberinya bekal menghadapi ritme pertandingan yang cepat dan fisik.

Namun begitu, ada satu nama yang ceritanya agak berbeda: Victor Dethan.

PSM Makassar pasti bangga. Victor, winger muda mereka, resmi dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series. Pengumumannya sendiri beredar lewat akun resmi Timnas dini hari tadi.

Dethan bukan pemain baru. Dia sudah pernah membela timnas di level U-23 hingga senior tahun lalu. Di PSM, dia adalah produk akademi yang dipromosikan ke tim utama oleh Bernardo Tavares. Perkembangannya stabil. Kecepatan dan keberaniannya dalam satu lawan satu jadi ciri khas. Dia juga bagian dari skuad yang menjuarai Liga 1 2022/2023. Data mencatat, sekitar 90 penampilannya untuk PSM telah menghasilkan 6 gol dan 7 assist.

Jadi, FIFA Series 2026 ini jadi momen yang menarik. Turnamen mini yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini akan mempertemukan Indonesia dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Formatnya sistem gugur, digelar 27 sampai 30 Maret.

Bukan cuma soal poin FIFA. Bagi Herdman, ini adalah ujian pertama untuk melihat cetak biru timnya. Kehilangan Miliano memang sebuah kemunduran. Tapi di sisi lain, ini justru membuka kesempatan.

Di sepak bola, posisi bukanlah hak milik yang permanen. Ia adalah ruang yang harus direbut dengan performa, kerja keras, dan kesiapan saat peluang datang.

Dan saat ini, di sisi kanan serangan Timnas Indonesia, ruang itu terbuka lebar. Siapakah yang akan masuk dan merebutnya?

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar