MAKASSAR - Suasana malam di Jalan Emmy Saelan III, Rappocini, berubah mencekam dini hari tadi. Sebuah aksi teror yang melibatkan geng motor dan senjata panah membuat warga setempat panik. Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini dan, kabar baiknya, mereka sudah mengantongi identitas para pelaku berkat rekaman CCTV yang cukup jelas.
Korban pertama dalam insiden nekat ini adalah seorang juru parkir. Leher pria malang itu tertancap anak panah busur. Dia sempat dilarikan ke RSUD Daya untuk mendapatkan perawatan darurat. Kondisinya masih dalam pemantauan.
Dari rekaman kamera pengawas terlihat, pelaku datang berombongan naik motor. Mereka ngebut sambil, seenaknya saja, melepas anak panah ke arah sang jukir yang sedang berada di halaman sebuah swalayan. Bukan cuma sekali, serangan acak juga mereka lancarkan ke beberapa pemuda lain di sekitar lokasi. Sungguh brutal.
Ismail Yusuf, salah satu korban yang selamat, masih tampak trauma saat menceritakan kejadian itu.
"Mereka datang langsung menyerang. Anak-anak geng motor itu, langsung tiba-tiba lepas anak panah. Tidak pernah ada masalah di sini, banyak yang mereka busur tapi tidak kena, cuma saya yang kena," ujarnya.
Menurut sejumlah saksi, aksi itu berlangsung cepat dan tiba-tiba. Polsek Rappocini yang menerima laporan langsung bergerak. Hingga berita ini diturunkan, pengejaran terhadap para pelaku masih terus dilakukan. Motif di balik penyerangan ini masih jadi tanda tanya besar dan sedang didalami oleh penyidik.
Di sisi lain, warga dan pemuda setempat kini memilih untuk tidak tinggal diam. Kewaspadaan ditingkatkan. Mereka berjaga, mengantisipasi kemungkinan aksi susulan dari geng motor yang belum jelas latar belakangnya itu. Suasana di Emmy Saelan III pagi ini masih tegang, meski aktivitas perlahan mulai kembali normal.
Artikel Terkait
Gerindra: Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN 2026 Legal dan Sudah Sesuai Aturan
Kawanan Monyet Liar Turun ke Jalan Nasional Probolinggo-Situbondo Akibat Kekurangan Pakan
Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar Singapore Open Usai Dibalik Prannoy
Malam Takbiran Idul Adha di Kayong Utara Meriah, Mahfud MD dan Dasad Latif Hadiri Pawai Mobil Hias