Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar Singapore Open Usai Dibalik Prannoy

- Rabu, 27 Mei 2026 | 15:00 WIB
Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar Singapore Open Usai Dibalik Prannoy

Kejutan langsung menghiasi gelaran Singapore Open 2026 setelah tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, harus mengakhiri langkahnya lebih awal. Ia takluk dari wakil India, H. S. Prannoy, dalam pertarungan sengit tiga gim di babak 32 besar yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Rabu (27/5/2026). Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi skuad Merah Putih, mengingat Jonatan datang dengan ambisi besar untuk melangkah jauh di turnamen level BWF Super 750 tersebut.

Pada gim pembuka, Jonatan yang akrab disapa Jojo tampil dominan dan percaya diri. Ia langsung menekan sejak poin awal, membuat Prannoy kesulitan mengembangkan permainan. Smash keras dan permainan net cepat yang ia andalkan beberapa kali menghasilkan poin krusial. Unggul jauh, Jojo akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-10. Penampilan agresif itu sempat membuat pendukung Indonesia optimistis laga akan berakhir cepat. Prannoy, yang terlihat frustrasi, kesulitan menghadapi tempo permainan cepat yang diterapkan lawannya.

Namun, memasuki gim kedua, situasi berubah drastis. Prannoy perlahan menemukan ritme permainan dan tampil lebih sabar dalam reli panjang. Sebaliknya, Jonatan mulai kehilangan ketenangan dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Beberapa pengembalian shuttlecock yang keluar lapangan membuat Prannoy menjauh dalam perolehan poin. Pebulu tangkis India itu akhirnya menguasai gim kedua dan menang meyakinkan dengan skor 21-12. Momentum pertandingan pun berbalik sepenuhnya.

“Jonatan tampil sangat nyaman di gim pertama. Variasi serangannya sulit dibaca,” demikian laporan pertandingan dari media olahraga nasional. Namun, setelah Prannoy menemukan ritmenya, Jonatan mulai kehilangan kontrol permainan.

Gim ketiga menjadi babak paling menegangkan. Kedua pemain saling mengejar angka sejak awal. Jonatan sempat berada di atas angin ketika unggul 18-16 pada momen kritis. Banyak pihak menilai ia hanya butuh sedikit lagi untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Namun, situasi berubah dramatis. Prannoy berhasil merebut lima poin beruntun, membuat Jonatan kehilangan momentum sepenuhnya. Wakil India itu akhirnya menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-18.

Tersingkirnya Jonatan Christie membuat kekuatan Indonesia di sektor tunggal putra berkurang signifikan. Sebagai salah satu unggulan dan pemain senior, Jojo diharapkan menjadi tumpuan di turnamen ini. Hasil ini juga memunculkan evaluasi terkait konsistensi permainannya, terutama saat memasuki poin-poin krusial. Dalam beberapa pertandingan terakhir, ia beberapa kali terlihat kesulitan menjaga fokus ketika sudah dalam posisi unggul. Meski demikian, perjuangan Jonatan tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir.

Sementara itu, Singapore Open 2026 menjadi salah satu ajang penting dalam kalender BWF tahun ini. Turnamen Super 750 ini diikuti banyak pemain top dunia yang memanfaatkannya untuk mendulang poin ranking internasional. Atmosfer pertandingan di Singapore Indoor Stadium berlangsung meriah dengan dukungan penonton dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Meski Jonatan harus tersingkir lebih awal, publik masih berharap wakil Indonesia lainnya mampu berbicara banyak dan membawa pulang gelar juara dari turnamen bergengsi tersebut.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar