FTSE Russell Pertahankan Status Secondary Emerging Market Indonesia

- Rabu, 08 April 2026 | 06:40 WIB
FTSE Russell Pertahankan Status Secondary Emerging Market Indonesia

Status Indonesia sebagai Secondary Emerging Market tetap dipertahankan oleh FTSE Russell. Ini terungkap dalam tinjauan interim yang dirilis lembaga indeks global itu awal April 2026. Kabar ini tentu melegakan, di tengah upaya keras pemerintah dan otoritas pasar modal untuk mempercepat reformasi transparansi. Tujuannya jelas: menjaga kepercayaan investor dari seluruh dunia.

Dalam laporannya tertanggal 7 April, FTSE Russell menyatakan mereka terus memantau perkembangan reformasi di Indonesia. Pemantauan ini jadi lebih ketat, terutama setelah ada penundaan evaluasi indeks pada Maret lalu. Menurut mereka, Indonesia sudah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk memperkuat transparansi dan tata kelola pasar. Namun begitu, statusnya belum berubah.

“Pada tahap ini, status Indonesia sebagai Secondary Emerging Market tetap tidak berubah,” tegas FTSE Russell.

Lembaga itu juga memberikan catatan lebih rinci. Mereka melihat langkah-langkah yang diambil otoritas Indonesia cukup komprehensif.

“Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif reformasi, termasuk peningkatan keterbukaan kepemilikan saham, perluasan kategori klasifikasi investor, penerapan batas minimum free float, serta penguatan perangkat pengawasan pasar. Langkah-langkah ini ditujukan untuk menjawab kekhawatiran yang sebelumnya muncul terkait transparansi data dan keandalan informasi di pasar modal,” tulis FTSE Russell dalam laporannya.

Yang penting, Indonesia tidak dimasukkan ke dalam Watch List. Sementara itu, keputusan final terkait perlakuan efek Indonesia baru akan diumumkan nanti, mendekati review indeks Juni 2026. Mereka akan pertimbangkan progres reformasi dan masukan dari pelaku pasar.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar