Warga Korban Bencana Sumatera Pilih Bangun Hunian Sementara di Dekat Rumah Rusak

- Kamis, 01 Januari 2026 | 14:00 WIB
Warga Korban Bencana Sumatera Pilih Bangun Hunian Sementara di Dekat Rumah Rusak

Dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang kemarin, Kamis (1/1), Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkap sebuah fenomena menarik. Ternyata, tidak semua korban bencana di Sumatera ingin mengungsi di lokasi yang sudah ditetapkan pemerintah. Banyak di antara mereka justru punya keinginan untuk membangun hunian sementara secara mandiri, di tempat yang mereka pilih sendiri.

"Kemudian hunian sementara juga, Bapak, kami laporkan, banyak masyarakat juga yang ingin hunian sementara mandiri, Bapak," kata Suharyanto.

Menurutnya, pola penanganan biasanya memang memusatkan pembangunan hunian darurat di titik-titik tertentu. Namun begitu, realita di lapangan berbicara lain. Ada permintaan dari warga agar pembangunan dilakukan terpisah, di dekat rumah mereka yang rusak. Permintaan ini pun akhirnya dilayani.

"Jadi tidak mau masuk dalam satu titik yang ditentukan. Ini pun kami layani, Bapak. Jadi di titik-titik yang masyarakat terdampak, rumahnya rusak, rusak berat, kemudian tidak mau masuk ke titik yang terpusat, itu dibangun secara terpisah-pisah, Bapak. Ini sudah mulai dibangun," paparnya lebih rinci.

Dari sisi ketersediaan, BNPB sendiri telah menyebarkan 450 unit hunian sementara. Angka itu bertambah lagi dengan penyerahan 600 unit lainnya dari Danantara kepada pemerintah daerah hari ini. Artinya, pilihan tempat tinggal sementara bagi warga kini semakin banyak.


Halaman:

Komentar