"Semoga Ibu Gubernur selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan tentu saja kesuksesan dalam memimpin," ujarnya.
Momen seperti ini, meski terlihat sederhana, punya makna yang dalam. Ia menunjukkan bahwa hubungan antar pejabat bisa terjalin harmonis, tidak cuma di ruang rapat yang serius. Dalam kegiatan sosial bahkan acara pribadi sekalipun, kehangatan dan rasa kekeluargaan bisa tercipta. Suasana saat itu benar-benar membuktikannya.
Jadi, perayaan ulang tahun itu bukan cuma soal kue dan lilin. Lebih dari itu, ia menjadi catatan kecil tentang hubungan kerja yang juga dilandasi rasa saling menghormati dan kepedulian. Sebuah pemandangan yang cukup menyegarkan di tengah hiruk-pikuk politik yang kerap kita dengar.
Artikel Terkait
Ironi di Balik Ucapan Terima Kasih: Dosen Sibuk Mengecek Tunjangan, Bukan Membangun Peradaban
Pengeroyokan Guru di Jambi: Alarm Keras bagi Nalar dan Peradaban
Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Dekat Kapal Induk, Ketegangan Laut Arab Kembali Meningkat
Bahasa Isyarat: Ketika Diam Bicara dan Gerakan Menyair