“Jadi saya memimpin bukan tanpa dasar,” tegasnya.
“Bukan asal jadi ketua tapi tak mengerti karate. Saya karateka. Saya menjiwainya sepenuhnya.”
Dengan latar belakang itu, harapannya tentu besar. Krisantus ingin pembinaan atlet muda lebih sistematis dan penuh gairah. Ia bertekad membawa nama Kalbar lebih berkibar, tak hanya di kejuaraan lokal, tapi juga di ajang yang lebih bergengsi. Tantangannya pasti ada, namun semangatnya terlihat tak main-main.
Artikel Terkait
Moving: Drama Superhero Korea yang Curi Perhatian dan Raih Daesang
Korban Penjambretan di Sleman Berbalik Jadi Tersangka Usai Kejar Pelaku
Dahlan Iskan Ungkap Kerugian Rp2 Triliun Akibat Guncangan Harga Batu Bara
Potret Pahit Pendidikan Indonesia: Skor TKA 2025 Buka Mata dan Jurang Antardaerah