Jumlah pengungsi pun membengkak. Saat ini, tercatat sekitar 2,1 juta orang terpaksa mengungsi. Mereka tersebar di ratusan titik pengungsian dengan kondisi yang beragam; ada yang cukup terlayani, banyak pula yang masih kesulitan mendapatkan logistik dasar. Rinciannya, ada 106.200 pengungsi di Sumbar, 538.000 di Sumut, dan yang terbesar di Aceh dengan 1,5 juta jiwa.
Dari segi populasi terdampak, Sumut mencatat angka tertinggi: 1,7 juta warga. Disusul Aceh dengan 1,5 juta jiwa, dan Sumbar 141.800 warga. Intinya, bagi 3,3 juta orang itu, kehidupan sehari-hari berubah total. Mereka kehilangan rumah, akses air bersih, bahkan mata pencaharian. Situasinya benar-benar sulit.
Menurut BNPB, fokus utama saat ini masih pada penanganan darurat. Evakuasi, penyelamatan, dan pemenuhan kebutuhan mendesak jadi prioritas. Namun, rencana pemulihan jangka panjang juga mulai disusun bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai lembaga kemanusiaan.
Di tengah upaya tersebut, cuaca masih tak menentu. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Potensi cuaca ekstrem masih ada, dan mengikuti arahan petugas di lapangan adalah hal yang krusial saat ini.
Artikel Terkait
Lima Tersangka, Termasuk Mantan Anggota DPR, Ditahan dalam Kasus Korupsi Dana Irigasi Luwu
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 10,8 Bulan ke Depan
Kompolnas Pastikan Remaja Tewas di Makassar Akibat Tembakan Polisi
Pagar Proyek Sekolah Rakyat di Takalar Roboh, Diduga Akibat Pondasi Lemah