Bank Danamon bersiap untuk perubahan. Menjelang berakhirnya masa jabatan pada 2026, perusahaan merencanakan perombakan di tubuh manajemennya. Perubahan besar ini menyentuh posisi puncak.
Daisuke Ejima, sang Direktur Utama, akan mengakhiri tugasnya. Posisi strategis itu rencananya akan diisi oleh Nobuya Kawasaki. Penggantian ini masih menunggu persetujuan para pemegang saham, tentu saja.
"Nobuya Kawasaki akan dinominasikan untuk menjadi Direktur Utama Danamon agar mendapatkan persetujuan pemegang saham,"
Demikian penjelasan manajemen Danamon dalam rilis resminya, Jumat lalu. Tak hanya Daisuke, Wakil Direktur Utama Honggo Widjojo Kangmasto juga akan mundur. Sayangnya, siapa pengganti Honggo masih menjadi tanda tanya.
Semua keputusan krusial ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang, tepatnya 31 Maret 2026. Jadwal lengkap rapat baru akan dirilis pada 9 Maret nanti.
Lalu, siapa sebenarnya Nobuya Kawasaki? Saat ini, pria tersebut menjabat sebagai Komisaris di Danamon, posisi yang diembannya sejak RUPST 2023. Latar belakangnya cukup global. Di luar Danamon, dia adalah Chief Executive for Asia Pacific di MUFG Bank Ltd, jabatan yang dipegangnya sejak April 2025.
Itu belum semuanya. Dia juga menduduki posisi direksi di beberapa perusahaan fintech dan teknologi, seperti Ascend Money dan Silvvr Technology Co., Ltd. Pengalamannya di dunia perbankan, khususnya di MUFG Bank, sudah lebih dari dua dekade. Fokusnya? Merger, akuisisi, dan investasi perbankan.
Dari segi pendidikan, Nobuya adalah lulusan Universitas Keio. Dia meraih gelar sarjana Teknik Mesin di tahun 1995, lalu menyelesaikan program magister di bidang yang sama dua tahun kemudian.
Perombakan ini jelas menjadi momen penting bagi Danamon. Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya.
Artikel Terkait
Iran Tuding AS Inkonsisten di Tengah Eskalasi Selat Hormuz dan Ketegangan Regional
Pramono Anung Setujui Kawasan Ciangir di Tangerang Jadi Lokasi Penampungan Kompos untuk Atasi 9.000 Ton Sampah Jakarta
Bupati Cilacap Nonaktif Ajukan Praperadilan Lawan Penetapan Tersangka KPK
MUI Soroti Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Desak Perbaikan Tata Kelola dan Mentalitas Pengelola