Maka, demi mendapatkan pemasukan yang tetap tiap bulannya, ia pun mengalihkan pandangan. Kuliahnya di jurusan Manajemen diharapkan bisa menjadi jembatan.
"Sekarang saya kuliah jurusan Manajemen, semoga nanti ini bisa jadi jalan saya menjadi karyawan atau pegawai kantoran," harap Angga.
Perjalanan Angga hingga ke titik ini tidaklah mudah. Pemuda berambut ikal itu adalah penyandang disabilitas daksa. Kaki kirinya diamputasi akibat sebuah peristiwa tawuran memilukan di tahun 2020.
Frustasi dan sedih tentu sempat menyelimuti. Tapi sekarang, ia sudah berdamai dengan takdir. Bahkan, ia melihat sisi lain dari musibah itu.
"Justru dengan saya kehilangan kaki bisa mengantar saya menjadi atlet bola dan atletik dengan banyak penghargaan yang membuat saya dapat beasiswa kuliah gratis. Yang penting kita harus tetap semangat apa pun yang terjadi, mengambil setiap hikmah dari apa yang kita alami," tandasnya dengan tegas.
Artikel Terkait
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Barombong
Mantan Kekasih Diamankan Diduga Tewaskan Mahasiswi di Dumai
Ketua Komisi VIII Tak Sadar Ada Upaya Pengkondisian Pansus Haji oleh Yaqut
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D