Operasi besar-besaran akhirnya membuahkan hasil. Gembong narkoba yang selama ini diburu, Dewi Astutik, berhasil diamankan. Ia, yang disebut-sebut sebagai otak penyelundupan dua ton sabu ke Indonesia, kini tak lagi berkeliaran. Penangkapan itu terjadi di Kamboja.
Menurut sejumlah sumber yang mengetahui proses ini, penangkapan ini bukan kerja satu atau dua lembaga. Kolaborasi yang solid melibatkan BNN, kepolisian Kamboja, dan perwakilan Indonesia di sana mulai dari KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan, hingga BAIS TNI berhasil meringkusnya.
Lokasi tepatnya adalah di Sihanoukville. Kota pesisir yang ramai itu menjadi titik akhir pelariannya. Sayangnya, detail seperti kapan persisnya tangan Dewi diborgol polisi masih simpang siur. Belum ada konfirmasi resmi soal waktu kejadian.
Namun begitu, langkah selanjutnya sudah jelas. Rencananya, ia akan segera diekstradisi ke tanah air hari ini juga. Penerbangannya akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Artikel Terkait
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis