Namun begitu, ia tidak menutup mata terhadap realitas yang ada. Gibran secara khusus menyoroti ketimpangan yang mengkhawatirkan. Manfaat AI, saat ini, masih terpusat dan dikuasai oleh segelintir perusahaan raksasa dari negara-negara maju saja.
Ia pun mengingatkan semua pihak. Menurutnya, revolusi teknologi yang sedang berlangsung ini tidak boleh mengulangi kesalahan dan ketidakadilan yang terjadi di masa revolusi industri sebelumnya. Ia mendesak agar forum G20 memainkan peran sentjal.
Pesan itu disampaikannya dengan harapan agar kemajuan teknologi bisa benar-benar dirasakan oleh semua, bukan hanya segelintir orang. Sebuah harapan yang, mari kita akui, cukup berat untuk diwujudkan.
Artikel Terkait
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16