Dalam agresinya, pendudukan Israel sangat bergantung pada Batalyon Brigade Golani untuk mencapai apa yang mereka anggap sebagai 'kemenangan'.
Hal yang sama juga diharapkan terjadi pada pejuang Golani di Gaza, khususnya di Shujaiya, yang merupakan rintangan besar bagi Brigade yang telah mengalami kerugian besar selama perang di Gaza tahun 2014.
Baca Juga: Drakor My Demon Episode 9 Sub Indo Kapan Tayang? Lengkap dengan Link Nonton dan Spoiler
Namun, Brigade tersebut gagal memenuhi harapan komandonya, malah tentaranya bergegas ke Gaza, ketika Perlawanan Palestina memutus rantai komandonya, dengan menghilangkan tokoh-tokoh penting.
Sebagaimana dilansir murianetwork.com dari Al Mayadeen English, Channel 12 Israel melaporkan bahwa untuk pertama kalinya sejak pendudukan melancarkan invasi ke Jalur Gaza, pasukan Batalyon ke-13 akan beristirahat untuk menyegarkan diri di Gaza.
Outlet media Israel mengatakan bahwa tentara pendudukan hanya akan diberikan waktu istirahat 48 jam sebelum dikerahkan kembali di Gaza.
Perlu dicatat bahwa pasukan terjun payung Israel juga akan menarik diri dari Jalur Gaza, untuk jangka waktu yang sama.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: senayanpost.com
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri