KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tersangka Pemerasan dan Pengadaan Proyek

- Sabtu, 11 April 2026 | 23:15 WIB
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tersangka Pemerasan dan Pengadaan Proyek

Operasi Tangkap Tangan KPK kemarin akhirnya berujung pada penetapan tersangka. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, resmi ditetapkan sebagai tersangka, begitu pula ajudannya, Dwi Yoga Ambal. Mereka diduga kuat terlibat dalam kasus pemerasan terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung sendiri.

Tak butuh waktu lama, KPK langsung bergerak cepat. Keduanya sudah ditahan.

"KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dan menetapkan 2 orang tersangka," jelas Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih, Sabtu (11/4/2026).

"Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama, mulai hari ini sampai 30 April nanti," lanjut Asep. "Tempatnya di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK."

Kasusnya ternyata tak cuma soal pemerasan. Menurut penelusuran penyidik, Gatut juga diduga main kotor dalam sejumlah proyek pengadaan. Dia disebut menitipkan vendor tertentu untuk proyek alat kesehatan di RSUD setempat, misalnya. Modus serupa juga dipakai untuk mengamankan proyek jasa kebersihan dan keamanan bagi rekanannya.

Rentetan dugaan inilah yang menjerat mereka dengan pasal berat. Mereka disangkakan melanggar UU Tipikor, tepatnya Pasal 12 huruf e atau 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Operasi kemarin sendiri cukup ricuh. Awalnya KPK mengamankan 18 orang, tapi hanya 13 yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di antara mereka yang terbawa, ada adik kandung Bupati Gatut, Jatmiko Dwijo Saputro, yang juga anggota DPRD Tulungagung. Kebetulan dia sedang bersama sang bupati saat OTT digelar.

Soal barang bukti, KPK mengaku menyita sejumlah uang tunai. Meski begitu, nilai pastinya masih diteliti.

"Dalam kegiatan ini tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai," kata Jubir KPK Budi Prasetyo, tanpa mau merinci lebih jauh.

Gatut kini harus menghadapi proses hukum yang panjang. Dari balik jeruji rutan, dia memulai babak baru yang suram dalam karir politiknya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar