Setelah sukses mendaratkan kru Artemis II ke Bumi, ambisi Amerika Serikat untuk kembali ke Bulan justru semakin membara. Keempat astronot itu tiba dengan selamat pada Jumat waktu setempat, menyelesaikan perjalanan bersejarah mengelilingi orbit satelit alami kita. Nah, pencapaian ini rupanya bukan akhir, melainkan batu loncatan.
Langkah selanjutnya? Mendaratkan manusia di permukaan Bulan lagi. Kali ini, NASA tak sendirian. Mereka menggandeng raksasa swasta seperti SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin dari Jeff Bezos untuk mewujudkannya. Kolaborasi ini jadi kunci dalam program Artemis yang sedang digenjot.
Kalau kita tengok ke belakang, program Apollo dulu memang fenomenal. Antara 1969 dan 1972, mereka berhasil menjejakkan manusia di Bulan. Tapi misi itu punya keterbatasan: cuma dua astronot yang turun, dan mereka cuma bertahan beberapa hari saja.
Sekarang, lebih dari setengah abad berselang, segalanya mau dibuat jauh lebih ambisius. NASA berencana mengirim empat astronot sekaligus ke permukaan Bulan. Misi mereka pun direncanakan berlangsung berminggu-minggu, bukan lagi hitungan hari. Bayangkan saja, durasi yang lebih panjang ini membuka peluang besar.
Artikel Terkait
Canva Akuisisi Dua Startup untuk Perkuat AI dan Otomatisasi Pemasaran
BMKG Peringatkan Puncak Musim Kemarau Kering dan Risiko Karhutla Meningkat
Anthropic Pertimbangkan Rancang Chip AI Sendiri di Tengah Lonjakan Pendapatan
Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Vietnam dan Thailand Anjlok Imbas Konflik Timur Tengah