oleh:Asro Kamal Rokan
Wartawan Senior
MESIR tidak saja mumi Firaun, Piramid, dan Universitas Al Azhar, tapi juga citadel Salahuddin Al-Ayyubi. Berada dalam kota Kairo, citadel (benteng) ini sudah terlihat dari kejauhan. Bangunannya tinggi dan berada di atas Jabbal Muqattam. Dari benteng ini, pengunjung dapat melihat kota Kairo.
Memasuki benteng, ada pintu gerbang dan sejumlah menara. Tinggi dinding 10m dengan ketebalan tiga meter. Setiap menara — yang masing-masing berjarak seratus meter— terdapat lobang untuk pasukan pemanah. Salahuddin membangun benteng ini pada 1176 dan 1183 M, untuk melindungi kota Kairo.
Benteng kokoh berlapis tiga, yang terdiri pertahanan jarak jauh untuk pemanah dan meriam, kemudian ruang terbuka untuk pasukan, dan sejumlah lorong bercabang sekitar 2.000 meter. Di ruang bawah, ada ruangan untuk pasukan beragama Nasrani beribadah.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden