MURIANETWORK.COM – Gerakan militer Amerika Serikat di Timur Tengah kembali mengemuka. Setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara AS yang diterbangkan dari Jerman telah dikirim ke kawasan itu dalam dua hari terakhir. Kuwait dan Qatar menjadi tujuan pendaratan mereka.
Informasi ini terungkap dari data pelacak penerbangan Flightradar24. Pada Minggu (25/1/2026) malam, sebuah pesawat tanker KC-135R Stratotunker mendarat di Qatar. Pesawat itu diduga kuat lepas landas dari Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.
Namun begitu, pergerakan itu sebenarnya sudah dimulai sehari sebelumnya. Sabtu (24/1) sekitar pukul 20.40 GMT, sebuah pesawat angkut berat C-17A Globemaster III mendarat di Kuwait. Ia terbang dari Trier, Jerman.
Yang menarik, pesawat C-17A lain yang berangkat dari Spangdahlem, Jerman, juga terpantau. Menurut data radar, pesawat ini kemudian menghilang dari pantauan di wilayah selatan Kuwait, Sabtu malam itu juga.
Pergerakan tak berhenti di situ. Flightradar24 juga mencatat, AS mengerahkan pesawat angkut C-130J Hercules dari Bahrain menuju Kuwait pada hari Minggu. Tak lama setelahnya, sekitar pukul 01.54 GMT, sebuah pesawat tanker KC-135R lainnya mendarat lagi di Qatar.
Artikel Terkait
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung