Mengandalkan Kekuatan Rakyat
Di sisi lain, langkah persiapan terus berjalan. Kepala Staf Pertahanan Kanada, Jenderal Jennie Carignan, punya ide besar. Dia berencana membentuk pasukan relawan cadangan yang massif, dengan target personel mencapai 400.000 orang. Angka yang cukup signifikan untuk memperkuat barisan.
Lalu, bagaimana dengan sekutu? Para pejabat di Ottawa cukup optimis. Mereka yakin negara-negara sekutu pemilik senjata nuklir, seperti Prancis dan Inggris, akan turun tangan membantu jika Kanada benar-benar diserang. Bagaimanapun, mereka semua masih satu pakta di NATO.
Pandangan ini diamini oleh Mayjen David Fraser, mantan pimpinan pasukan Kanada di Afghanistan.
Dia lalu menambahkan,
Jadi, meski rencana ini terdengar seperti plot film, pesannya jelas. Kanada tidak mau lengah. Mereka sedang bersiap, dengan caranya sendiri, untuk sebuah ancaman yang mungkin tak akan pernah datang. Tapi, lebih baik siap daripada menyesal, bukan?
Artikel Terkait
Hoaks Gravitasi Hilang 7 Detik di 2026: Antara Viral TikTok dan Fakta Sains
Orban Bongkar Rapat Rahasia: Elite Eropa Siapkan Dewan Perang Hadapi Rusia
Zeitenwende: Jerman Bangkitkan Kembali Raksasa Militer di Tengah Keretakan NATO
Tabrakan Maut Kereta Cepat Spanyol: 21 Tewas dalam Malam Nestapa Andalusia