Bangunan kuno ini juga sering disebut Pulau Pasang.
Uniknya Mont Saint Michel bisa dijangkau oleh jalan setapak yang terbuka saat air surut dimana jaraknya 1 km dari daratan utama.
Letak geografis bangunan ini berada ditengah-tengah teluk dengan perbedaan antara pasang dan surut yang signifikan.
Mont Saint Michel termasuk bangunan unik dimana akan meberikan kesan yang berbeda apabila terjadi fenomena ekstrem pasang surut akan terlihat seperti pulau yang terpisah.
Namun saat air laut surut akan terlihat daratan lumpur yang luas sehingga menciptakan jalan untuk menuju bangunan ini.
Mont Saint Michel berdiri pada abad ke 8 dimana ada seorang pendeta bernama Albert yang bermimpi bertemu malaikat sebanyak 3 kali.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer