Bangunan kuno ini juga sering disebut Pulau Pasang.
Uniknya Mont Saint Michel bisa dijangkau oleh jalan setapak yang terbuka saat air surut dimana jaraknya 1 km dari daratan utama.
Letak geografis bangunan ini berada ditengah-tengah teluk dengan perbedaan antara pasang dan surut yang signifikan.
Mont Saint Michel termasuk bangunan unik dimana akan meberikan kesan yang berbeda apabila terjadi fenomena ekstrem pasang surut akan terlihat seperti pulau yang terpisah.
Namun saat air laut surut akan terlihat daratan lumpur yang luas sehingga menciptakan jalan untuk menuju bangunan ini.
Mont Saint Michel berdiri pada abad ke 8 dimana ada seorang pendeta bernama Albert yang bermimpi bertemu malaikat sebanyak 3 kali.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global