Kompleks bandara Baghdad kembali jadi sasaran. Menurut otoritas Irak, serangan roket kali ini mengincar area yang di dalamnya terdapat pangkalan militer dan fasilitas diplomatik Amerika Serikat. Kejadiannya berlangsung Sabtu malam (7/3/2026).
Nah, yang mengklaim bertanggung jawab adalah sebuah kelompok misterius, Saraya Awliyaa al-Dam atau Penjaga Darah. Mereka bilang aksi ini bagian dari Perlawanan Islam di Irak yang didukung Teheran.
Informasi awal dari sumber keamanan menyebut serangan dilakukan pakai drone. Tapi, ceritanya jadi berubah.
Sel media keamanan pemerintah Irak punya versi lain. Dalam pernyataannya, mereka menyebutkan, "pada pukul 20:20, sejumlah roket diluncurkan" dari kawasan Abu Ghraib, dekat ibukota.
Artikel Terkait
DPR Dukung PP Tunas: Batasan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
AS Kerahkan Pengebom B-1 Lancer ke Inggris, Siaga Ancaman Rudal Iran
Herdman Hadapi Kekosongan Skuad, Buka Peluang Pemain Muda di FIFA Series
Serangan Udara Guncang Teheran, Iran Balas ke Tel Aviv