Meskipun demikian, rincian jumlah bantuan atau jenis bantuan yang akan diberikan kepada warga sipil tidak dijelaskan.
Baca Juga: Israel Sebut Fase Intensif di Gaza Selatan Akan Segera Berakhir Jika Sekjen PBB Lakukan Hal Berikut
Sebelumnya, Philippe Lalliot, kepala pusat krisis kementerian luar negeri Perancis yang mengkoordinasikan upaya bantuan, menyatakan bahwa negosiasi telah berlangsung selama beberapa minggu.
Hal ini diiniasi dari keluarga beberapa sandera Israel.
Paket medis khusus selama beberapa bulan, yang dikumpulkan di Prancis, akan dikirimkan ke masing-masing 45 sandera, dengan koordinasi lapangan oleh Komite Internasional Palang Merah.
Meskipun Prancis masih memiliki tiga warga negaranya yang ditahan di Gaza, tidak ada di antara mereka yang membutuhkan pengobatan segera, demikian kata Lalliot.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri