JAKARTA – Hanya tinggal hitungan hari jelang laga besar melawan Persib Bandung, Persija Jakarta justru membuat keputusan mengejutkan. Tiga pemain muda mereka, Alfriyanto Nico Saputro, Figo Dennis, dan Jehan Pahlevi, dilepas dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025-2026. Duel panas di Stadion GBLA, Minggu nanti, jelas jadi latar belakang yang menarik dari keputusan ini.
Ini bukan langkah pertama. Sebelumnya, Alwi Fadilah juga sudah dilepas. Mauricio Souza dan manajemen sepertinya sedang melakukan penyortiran. Mereka ingin memastikan skuad yang tersisa benar-benar solid dan siap mental menghadapi fase krusial Super League. Intinya, fokus sekarang adalah pada pemain-pemain yang dianggap paling siap tempur.
Lalu, bagaimana dengan nasib ketiga pemain yang dipinjamkan itu? Manajemen berharap mereka bisa dapat menit bermain yang lebih banyak di tempat baru. Dengan begitu, perkembangan mereka diharapkan bisa lebih optimal. Soalnya, di Persija sendiri, peluang mereka terbatas.
Nico sempat dapat lima kesempatan tampil dan memberi satu assist. Figo cuma dua kali turun. Sementara Levi, atau Jehan Pahlevi, hanya sekali merasakan lapangan kompetitif musim ini. Angka-angka itu yang mungkin jadi pertimbangan.
Bambang Pamungkas, Direktur Olahraga Persija, punya penjelasan tersendiri.
“Bagi kami, masa peminjaman ini adalah fase penting. Ini bukan cuma soal main bola, tapi lebih ke pembentukan karakter. Mereka perlu belajar menghadapi tekanan di lapangan, sekaligus menjaga konsistensi performa,” ujar Bepe, Rabu lalu.
“Harapannya, mereka pulang nanti membawa pengalaman yang lebih kaya dan mental yang jauh lebih matang.”
Sebenarnya, ketiganya bukan baru pertama kali merasakan skema seperti ini. Nico, misalnya, pernah memperkuat Dewa United dan juga sempat dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta. Figo Dennis punya pengalaman berharga membantu PSIM promosi ke Super League. Levi juga sudah merasakan atmosfer kompetisi yang berbeda selama membela Persiku Kudus.
Jadi, langkah ini lebih terlihat sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Persija melepas mereka bukan karena tak mampu, tapi justru agar mereka tumbuh. Di sisi lain, tim inti bisa lebih fokus, terutama untuk menghadapi Persib yang selalu jadi lawan paling spesial. Minggu nanti di Bandung, kita lihat saja hasilnya.
Artikel Terkait
Turnamen Padel Senior Makassar Siap Digelar, 24 Pasang Pemain Berebut Tiket Final
Persija Akhiri Kontrak Pelatih Mauricio Souza Usai Gagal Bawa Tim Juara Super League 2025/2026
Jarrod Bowen Bertekad Bawa West Ham Kembali ke Liga Primer Usai Degradasi
Alwi Farhan Kalahkan Toma Junior Popov, Tantang Shi Yuqi di 16 Besar Singapore Open 2026