“Menanggapi tindakan jahat rezim Zionis yang baru-baru ini membunuh IRGC dan komandan perlawanan, Korps Pengawal Revolusi Islam, dengan keluhuran dan kecerdasannya, menargetkan dan menghancurkan salah satu markas utama agen mata-mata Israel, Mossad, di wilayah Kurdistan Irak dengan menembakkan senjata rudal balistik,” bunyi pernyataan IRGC.
“Markas Mossad ini selama ini berfungsi untuk operasi spionase dan pusat perencanaan serangan teror di wilayah tersebut, terutama terhadap negara kita tercinta,” tambah pernyataan itu.
Selain itu, pernyataan IRGC sekali lagi meyakinkan bangsa Iran bahwa operasi Iran akan terus berlanjut sampai tetes darah terakhir para martir terbalaskan.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokinsider.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April