“Menanggapi tindakan jahat rezim Zionis yang baru-baru ini membunuh IRGC dan komandan perlawanan, Korps Pengawal Revolusi Islam, dengan keluhuran dan kecerdasannya, menargetkan dan menghancurkan salah satu markas utama agen mata-mata Israel, Mossad, di wilayah Kurdistan Irak dengan menembakkan senjata rudal balistik,” bunyi pernyataan IRGC.
“Markas Mossad ini selama ini berfungsi untuk operasi spionase dan pusat perencanaan serangan teror di wilayah tersebut, terutama terhadap negara kita tercinta,” tambah pernyataan itu.
Selain itu, pernyataan IRGC sekali lagi meyakinkan bangsa Iran bahwa operasi Iran akan terus berlanjut sampai tetes darah terakhir para martir terbalaskan.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokinsider.com
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global