LUBUKLINGGAU - Suasana mencekam masih menyelimuti sebuah rumah di Kelurahan Batu Urip, Lubuklinggau Utara II. Trauma itu begitu dalam, terutama bagi seorang perempuan yang harus menyaksikan suaminya, YS, meregang nyawa dalam pelukannya sendiri. Peristiwa nahas itu terjadi Jumat sore, tepatnya pukul lima, tanggal 10 April 2026.
Dari dalam rumah, tiba-tiba terdengar teriakan histeris yang memilukan. Suara itulah yang memecah keheningan dan menarik perhatian tetangga. Mereka berduyun-duyun mendatangi sumber suara. Apa yang mereka lihat sungguh mengerikan: seorang pria bersimbah darah, dengan luka tusuk di dada dan perutnya, sedang dipeluk erat oleh istrinya yang tak berdaya.
Warga pun bergerak cepat. Korban segera dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau. Sayangnya, usaha itu sudah terlambat. Luka yang diderita YS terlalu parah. Dokter di rumah sakit hanya bisa menyatakan dia telah meninggal dunia.
Membenarkan kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Ipda Beny Kurniawan, mengatakan laporan sudah masuk.
"Benar, kejadiannya sore tadi. Korban diperkirakan tewas akibat luka tusuk dan dibawa ke RS AR Bunda. Dapat info pihak keluarga melapor ke Polres Lubuklinggau,"
Di sisi lain, proses penyelidikan langsung digeber. Tim dari Satreskrim Polres Lubuklinggau turun ke TKP. Mereka mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang ada di sekitar lokasi. Tujuannya satu: mengungkap siapa pelaku di balik penikaman keji ini.
Kasat Reskrim setempat, AKP M Kurniawan Azwar, menegaskan bahwa pelakunya belum tertangkap. Pengejaran masih terus dilakukan.
"Kita sudah melakukan penyelidikan dari olah TKP. Saat ini terduga pelaku sedang kami buru,"
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik penikaman itu masih jadi misteri. Polisi masih menyambangi satu titik ke titik lain, menelusuri jejak pelaku yang diduga kabur setelah aksinya. Keluarga korban, tentu saja, hanya bisa menunggu dengan hati yang hancur sembari berharap keadilan segera ditegakkan.
Artikel Terkait
21 Wisatawan Terjebak Banjir Bandang di Sungai Usa Bone Berhasil Dievakuasi Selamat
Kondisi Nadiem Makarim Membaik Usai Operasi, Tetap Siap Baca Pleidoi Pekan Depan
Pemerintah Siapkan Rp4,97 Triliun untuk Subsidi Beras SPHP 2026, Batas Pembelian Konsumen Diperlonggar
Wali Kota Makassar Resmikan Sekretariat Baru IKA FH Unhas, Aktifkan Kembali Organisasi yang Sempat Vakum