Bagian kedua, Argamani mengatakan bahwa kedua tawanan tersebut terbunuh karena “serangan udara kami (Israel)”.
Dan pada bagian akhir video tersebut, terdapat 2 tawanan Israel yang tewas karena serangan udara.
Pernyataan Hamas yang diwakili Brigade Al Qassam, mengatakan bahwa 2 orang tersebut tewas dalam pengeboman tentara Zionis.
Daniel Hagari, juru bicara militer Israel, mengidentifikasi bahwa salah satu dari 2 pria yang tewas dalam video Hamas tersebut bernama Itay Svirsky.
“Kami tidak menyerang suatu tempat jika kami tahu ada sandera di dalamnya,” kata Hagari.
Hamas sebelumnya telah merilis video lain pada hari Minggu yang menunjukkan tiga tawanan masih hidup.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden