Baca Juga: Akankah Gunung Berapi di Islandia Mempengaruhi Penerbangan, Kerusakan Inilah yang Bisa Ditimbulkan
Tidak ada penangkapan yang dilakukan dan para pejabat masih berupaya mengidentifikasi 15 orang yang tewas dalam bentrokan tersebut dan asal usul obat-obatan tersebut, menurut Kantor Badan Pengawasan Narkotika.
Pada hari Rabu, Thailand mengumumkan telah menyita 50 juta tablet metamfetamin di provinsi barat Kanchanaburi, juga dekat perbatasan Myanmar.
Dikatakan bahwa ini merupakan rekor penangkapan narkoba di negara tersebut.
Baca Juga: Mengenal Lebih Lengkap Tentang Penangkapan Karbon di COP28
Myanmar secara historis merupakan daerah produksi narkoba utama di Asia Tenggara, hal ini disebabkan lemahnya langkah-langkah keamanan di daerah perbatasan dimana kelompok etnis minoritas telah lama memperjuangkan otonomi yang lebih besar.
Beberapa kelompok etnis bersenjata yang kuat di sana telah banyak terlibat dalam produksi narkotika selama beberapa dekade.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bisnispekanbaru.com
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang