Kekerasan Seksual Sistematis Israel terhadap Tahanan Palestina Terungkap
Laporan terbaru mengungkap praktik kekerasan seksual sistematis yang dialami tahanan Palestina di penjara Israel. Berdasarkan kesaksian korban, metode penyiksaan yang digunakan termasuk pemerkosaan dengan bantuan anjing dan benda asing.
Penyiksaan Terstruktur terhadap Tahanan Perempuan
Berdasarkan investigasi Pusat Hak Asasi Manusia Palestina (PCHR), kekerasan seksual terhadap tahanan Palestina bukanlah insiden spontan melainkan bagian dari kebijakan terstruktur. Tahanan perempuan yang ditangkap di pos pemeriksaan menjadi sasaran utama praktik ini.
Kesaksian Korban Pemerkosaan oleh Aparat Israel
Seorang mantan tahanan berinisial NA (42 tahun) memberikan kesaksian detail tentang pengalamannya. Perempuan Palestina ini ditangkap di Gaza utara dan mengalami serangkaian penyiksaan selama penahanan.
"Pemerkosaan berlangsung sekitar 10 menit. Setelah itu, mereka meninggalkan saya selama satu jam dalam posisi yang sama, dengan tangan saya diborgol ke tempat tidur," ujar NA yang mengaku berulang kali mengalami kekerasan fisik dan psikologis.
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global