Dalam petitum gugatannya, Subhan Palal menuntut agar Gibran dan KPU dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum. Penggugat juga meminta ganti rugi immateriil senilai Rp 125 triliun.
Latar Belakang Gugatan Riwayat Pendidikan Gibran
Gugatan ini berangkat dari dugaan ketidaksesuaian dalam riwayat pendidikan Gibran yang menjadi salah satu syarat pencalonan wakil presiden. Berdasarkan data KPU RI, Gibran tercatat menempuh pendidikan di:
- Orchid Park Secondary School, Singapura (2002-2004)
- UTS Insearch Sydney (2004-2007)
Kedua institusi pendidikan tersebut merupakan jenjang setara SMA.
Pokok Permasalahan dalam Gugatan
Subhan menegaskan bahwa persoalan utama dalam gugatan ini bukan terkait kelulusan, melainkan lokasi tempat Gibran menempuh pendidikan. Penggugat meminta majelis hakim menyatakan:
- Gibran dan KPU telah melakukan perbuatan melawan hukum
- Status Gibran sebagai wakil presiden tidak sah
- Gibran dan KPU membayar ganti rugi kepada negara
Tuntutan Ganti Rugi dalam Gugatan
Dalam petitum gugatan, penggugat menuntut para tergugat untuk secara tanggung renteng membayar kerugian materiil dan immateriil sebesar Rp 125 triliun serta Rp 10 juta yang disetorkan ke kas negara.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar