“Saya sampaikan ke Bang Eggi ada pengakuan soal pembuatan ijazah palsu di Pasar Pramuka. Tapi responsnya seolah tidak mau tahu. Bahkan membantah pernah bertemu orang-orang itu,” ungkapnya.
Padahal, menurut pengakuan pihak-pihak tadi, mereka pernah bertemu langsung dengan Eggi di rumahnya di Bogor. Mereka datang khusus untuk membahas dugaan pemalsuan ini.
“Dari situ saya melihat ada gelagat yang tidak baik. Kami ini sudah tersangka, sementara ada yang tahu tapi diam,” imbuhnya.
Bagi Rustam, inti persoalannya jelas. Ini bukan sekadar perdebatan teknis yang njelimet, tapi tentang orang-orang yang diduga memproduksi dokumen itu. Ia berharap semua akan terungkap di persidangan nanti.
“Ini bukan cuma soal teknis ijazah. Pasti ada pembuatnya. Dan ini akan dibongkar, mudah-mudahan di pengadilan nanti,” pungkas Rustam.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar