Keyakinan Rustam Effendi soal ijazah mantan Presiden Jokowi tak goyah. Aktivis 98 itu masih bersikukuh bahwa dokumen tersebut palsu, meski dua rekan seperjuangannya, Eggi Sudjana dan Damai Lubis, sudah dapat SP3 dan tak lagi berstatus tersangka.
Bagi Rustam, ini bukan cuma soal analisis kertas atau tanda air. Keyakinannya berakar dari klaim sejumlah orang yang menurutnya tahu persis bagaimana ijazah itu dibuat. Mereka ini, katanya, adalah pelakunya langsung.
"Sampai hari ini saya yakin betul ijazah Jokowi palsu. Kalau ijazah itu palsu pasti ada pembuatnya. Pembuatnya itu saya tahu. Kawan saya menyatakan dia ikut membuat bersama Eko Sulistyo di Pasar Pramuka," ujar Rustam.
Ia mengaku sudah berkali-kili mendesak pihak yang dituding terlibat itu untuk buka suara. Tapi responsnya? Hening. Menurut Rustam, mereka diam karena takut.
“Saya selalu minta klarifikasi. Kalau memang tidak membuat, bilang tidak. Kalau membuat, ya minta maaf saja. Ini untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Di sisi lain, hubungannya dengan Eggi Sudjana pun mulai retak. Keretakan itu muncul setelah ada pengakuan dari orang-orang yang mengaku bagian dari tim pembuat. Rustam kecewa karena respons Eggi dianggapnya tidak serius, bahkan cenderung menghindar.
Artikel Terkait
Pengacara Marcella Santoso Akui Bayar Rp 597 Juta ke Bos Buzzer untuk Lindungi Harvey Moeis
Sidang Ijazah Jokowi: KPU Pusat Akui Pernah Unggah Dokumen, Sementara KPU Solo Bersikukuh Rahasiakan
Mahfud MD Soroti Sikap Gerindra: Biarkan KPK Tangkap Kadernya
Wali Kota Madiun Ditahan KPK, Dugaan Suap Proyek dan CSR Palsu