Soal materi yang dipersoalkan, Wan Bek menyoroti bagian dimana Pandji menyentuh soal kriteria pemimpin yang rajin shalat. Bagi FUN, narasi yang dibangun komika itu sudah kelewat batas. Bukan lagi kritik sosial yang sehat, tapi sudah masuk wilayah merendahkan nilai-nilai agama.
Di sisi lain, FUN berharap polisi bisa menangani laporan mereka nanti dengan profesional. Wan Bek memastikan forumnya tetap menjunjung tinggi kerukunan. Mereka nggak mau menghakimi sendiri.
Dalam pernyataannya, FUN juga menyentuh soal batas kebebasan berekspresi. Kebebasan berbicara, menurut mereka, jangan sampai menginjak-injak simbol agama mana pun. Humor yang menyentuh soal shalat dan bikin resah itu, kata Wan Bek, harus ditindak tegas.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar