Nah, di sinilah masalahnya. Penggunaan di luar pengawasan medis sangatlah berisiko. Paparan N2O bisa merusak sistem saraf pusat. Kalau dipakai berulang, efeknya bisa panjang: gangguan neurologis yang serius. Sayangnya, minimnya edukasi bikin banyak orang meremehkan bahaya ini. Tren iseng coba-coba tanpa pengetahuan medis yang memadai bisa berujung fatal.
Doktif menilai, pengawasan harus diperketat. Regulasi penjualannya perlu ditegakkan kalau ingin melindungi publik. Ia juga mendorong tenaga kesehatan untuk lebih vokal menyuarakan bahaya ini. Edukasi ke masyarakat harus masif dan terus-menerus.
"Kalau dibiarkan, dampaknya bisa luas," tuturnya.
Menutup pernyataannya, Doktif berharap pemerintah dan aparat terkait segera bertindak. Keselamatan masyarakat, menurutnya, harus jadi prioritas utama.
Artikel Terkait
Dahlia Poland Ungkap Detik-Detik Sabarnya Habis Sebelum Ungkap Perselingkuhan Fandy
Jule Lepas Hijab dan Minta Maaf Terbuka untuk Anak dan Mantan Suami
Reza Arap Diperiksa Hingga Dini Hari Terkait Kematian Lula Lahfah
Pacar Lula Lahfah Diduga di TKP, Polisi Tunggu Keterangan Reza Arap