Jenazah Vidi Aldiano Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir

- Minggu, 08 Maret 2026 | 05:15 WIB
Jenazah Vidi Aldiano Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir

JAKARTA – Rencananya, jenazah Vidi Aldiano akan dimakamkan hari ini, Minggu (8/3/2026). Lokasi pemakamannya di Blok AA1 Blad 174, TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Prosesi diperkirakan mulai pukul 09.00 WIB.

Informasi ini disampaikan langsung oleh ayah Vidi, Harry Aprianto Kissowo, lewat akun Instagramnya. Menurutnya, rangkaian acara akan dimulai lebih pagi, sekitar pukul 07.00 WIB dari rumah duka.

“Berangkat dari rumah duka ke masjid dekat rumah untuk salat jenazah, pukul 08.00 WIB,” tulis Harry Kiss.

“Berangkat dari masjid ke TPU Tanah Kusir pukul 09.00 WIB,” lanjutnya dalam unggahan yang dikutip pagi ini.

Sebelumnya, sang penyanyi mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (7/3/2026) sore, tepatnya pukul 16.33 WIB. Saat ini, jenazahnya masih disemayamkan di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Vidi bukanlah nama asing. Pria yang dikenal lewat lagu "Nuansa Bening" itu telah lama berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga, sebuah perjalanan yang dimulai sejak 2019. Lewat Instagram, ia kerap membagikan suka duka perjuangannya melawan penyakit itu.

Setelah bertahan enam tahun, Vidi memutuskan untuk rehat dari karier musiknya. Keputusan itu diumumkannya pada 1 November 2025 lalu. Kala itu, ia menyebut akan fokus penuh pada pemulihan diri dan proses pengobatan.

Namun begitu, vakumnya dari dunia musik ternyata tak berarti ia berhenti berkarya. Bersamaan dengan pengumuman itu, Vidi justru sedang sibuk menggarap album baru.

“Gue sedang mempersiapkan album baru untuk tahun depan (2026), YEAY,” katanya penuh semangat kala itu.

Kepergiannya tentu meninggalkan luka yang dalam. Bukan hanya bagi keluarga dan istrinya, Sheila Dara, tapi juga bagi banyak sahabat dekatnya. Deddy Corbuzier, misalnya, menyatakan duka citanya yang mendalam.

“My heart is broken. Badly broken. You gone too soon. Beautiful soul, Vidi Aldiano,” tulis Deddy di Instagram, Sabtu kemarin.

Sementara itu, Afgan Syahreza punya cara lain untuk mengenang sahabatnya. Baginya, pertemuan dengan Vidi adalah sebuah anugerah.

“Terima kasih telah menunjukkan kebesaran hatimu pada kami,” tulis Afgan.

“Saking besarnya hatimu, kau dipanggil Allah SWT di bulan yang paling suci. Hari tepat di mana Alquran diturunkan,” ungkapnya, menyelipkan makna yang dalam di tengah kepedihan yang dirasakan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar