CLEO Rampungkan Tiga Pabrik Baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:30 WIB
CLEO Rampungkan Tiga Pabrik Baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru

PT Sariguna Primatirta Tbk, si pembuat AMDK merk CLEO itu, baru saja merampungkan pembangunan tiga pabrik barunya. Lokasinya tersebar di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Menurut rencana, ketiga fasilitas produksi ini sudah bisa beroperasi penuh dalam tahun berjalan.

Chief Executive Officer CLEO, Melisa Patricia, mengonfirmasi hal ini dalam keterangan resminya di akhir pekan lalu.

"Dengan ini, total pabrik kami yang tersebar di Indonesia naik jadi 35 unit," ujarnya.

Melisa menjelaskan, langkah penambahan pabrik secara agresif ini punya dampak langsung. Jaringan distribusi otomatis makin kuat. Logikanya sederhana: pabrik yang lebih dekat dengan konsumen bakal memangkas jarak pengiriman. Hasilnya? Prosesnya jadi lebih efisien dan tentu saja, lebih mudah.

Namun begitu, CLEO tampaknya belum berpuas diri. Rencana ekspansi ke wilayah-wilayah lain yang dinilai potensial sudah disiapkan. Ini semua bagian dari strategi besar mereka untuk mengelola pertumbuhan bisnis agar tetap berkelanjutan, bukan sekadar mengejar angka.

"Perlu diingat, setiap kali kami akan berekspansi, kami tidak asal pilih lokasi," tegas Melisa.

Menurutnya, perusahaan selalu melakukan kajian mendalam terlebih dulu. Kajian itu mencakup banyak hal, mulai dari ketersediaan bahan baku termasuk kondisi hidrologi sampai ke potensi pasar di daerah tujuan. Semuanya dianalisis dengan terukur.

Di sisi lain, situasi industri saat ini memang tidak mudah. Persaingan ketat dan daya beli masyarakat yang sedang diuji jadi tantangan nyata. Tapi justru di tengah kondisi seperti ini, tekad CLEO untuk mendongkrak kinerja malah makin kuat.

Dengan strategi ekspansi masif yang dijalankan, pihak manajemen optimistis bisa meraih pertumbuhan yang solid tahun ini.

"Kami yakin, ekspansi ini, ditambah peluncuran produk inovasi baru yang rutin dan sesuai kebutuhan pelanggan, akan mendorong penjualan kami," kata Melisa menutup penjelasannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar