Meski kerap mengeluh lewat chat, di depan teman-temannya Lula justru tampak kuat. Ia jarang sekali mengeluhkan rasa sakitnya secara langsung. Setelah pulang dari rumah sakit awal Januari, penampilannya bahkan terlihat cukup sehat.
“Jadi walaupun sakit, tapi dia masih nunjukin sehat ke kita. Makanya kepergiannya kita kaget banget walaupun kita tahu dia ada sakit,”
tutur Sarah.
Itulah yang membuat kabar meninggalnya begitu mengejutkan. Di balik senyum dan energi positif yang ia tebarkan, ternyata ada perjuangan hebat yang ia lakukan sendirian.
Liburan yang Kini Tinggal Rencana
Kepergian Lula juga memupuskan satu rencana indah yang sudah disiapkan. Sarah mengungkapkan, mereka bahkan sudah membeli tiket untuk liburan bersama yang rencananya berangkat tanggal 5 Februari.
“Kita sudah rencana liburan bareng, sudah beli tiket juga. Seharusnya tanggal 5 ini berangkat,”
ucapnya.
Kini, yang tersisa hanyalah foto tas obat dan pesan singkat penuh kelelahan. Itulah saksi bisu perjuangan terakhir Lula Lahfah sebelum akhirnya menyerah pada penyakitnya, meninggalkan luka dan kerinduan bagi sahabat-sahabat yang sangat menyayanginya.
Artikel Terkait
Rayn Wijaya dan Ranty Maria Resmi Menikah, Sahabat Bocorkan Cerita Seru di Balik Layar
Keluarga Lula Lahfah Tolak Autopsi, Polisi Andalkan Dokter dan Saksi Kunci
Restu Sang Ayah Angkat: Ferry Maryadi Ceritakan Detik-Detik Lamaran El Rumi ke Syifa Hadju
TB Ginjal dan Cuci Darah Setahun, Kronologi Meninggalnya Lucky Widja