Kabar meninggalnya Lula Lahfah masih terasa begitu menyayat bagi orang-orang terdekatnya. Di tengah duka yang mendalam, para sahabatnya kini berpegangan pada kenangan terakhir sebuah percakapan singkat yang terjadi hanya semalam sebelum ia berpulang.
Fakta itu diungkapkan Sarah Gibson, salah seorang sahabat Lula, saat menghadiri acara tahlilan di Buaran, Jakarta Timur, Minggu lalu. Menurutnya, malam sebelum kepergian Lula, mereka masih sempat bertukar pesan dalam grup pertemanan.
“Malam itu dia masih sempat fotoin kita tas obat dari dokter gitu,”
kenang Sarah dengan suara lirih.
Foto itu bukan satu-satunya yang dikirim Lula. Ia juga menyelipkan keluhan kecil yang kini terasa begitu berat maknanya. Hanya tiga kata: “Obat lagi, obat lagi.”
“Itu kabar terakhirnya, malam itu pas banget,”
tambah Sarah.
Rupanya, pesan itu punya latar belakang. Sebenarnya, para sahabat berencana bertemu malam itu. Tapi Lula membatalkannya karena ada jadwal kontrol dokter pukul 20.20. Akhirnya, pertemuan itu mereka tunda.
Tak ada yang menyangka, penundaan itu justru menjadi penyesalan yang tak terelakkan. Keesokan harinya, Lula sudah ditemukan tak bernyawa di kamarnya yang terkunci.
Wajah Tegar di Balik Rasa Sakit
Artikel Terkait
Rayn Wijaya dan Ranty Maria Resmi Menikah, Sahabat Bocorkan Cerita Seru di Balik Layar
Keluarga Lula Lahfah Tolak Autopsi, Polisi Andalkan Dokter dan Saksi Kunci
Restu Sang Ayah Angkat: Ferry Maryadi Ceritakan Detik-Detik Lamaran El Rumi ke Syifa Hadju
TB Ginjal dan Cuci Darah Setahun, Kronologi Meninggalnya Lucky Widja