Firdaus Oiwobo, pengacara yang namanya kerap mencuat karena aksi-aksinya, kali ini membongkar cerita lama. Bukan soal kasus hukum yang ditanganinya, melainkan sebuah pengakuan personal yang cukup mengejutkan: dia mengaku pernah membakar rumah seseorang.
Pria berdarah Indonesia Timur ini berbicara blak-blakan. Karakternya, katanya, dibentuk oleh latar belakangnya. Bagi Firdaus, orang Timur punya prinsip tertentu, terutama soal konfrontasi. "Kami tidak suka cara-cara yang tidak jelas," ujarnya, dengan nada tegas.
"Orang Timur itu kalau ribut ya datang saja. Datang langsung. Tidak perlu lempar batu sembunyi tangan."
Pernyataannya itu dia sampaikan saat ditemui di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu lalu. Suasana saat itu terkesan santai, tapi topik yang dibahas sama sekali tidak.
Dari prinsip itulah, pengakuannya tentang pembakaran rumah muncul. Menurut Firdaus, kejadian itu terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat. Dia tak menyebut detail kronologi atau siapa korbannya. Yang jelas, aksinya dilakukan secara frontal, tanpa tedeng aling-aling.
Artikel Terkait
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat
Mushaf dan Perlengkapan Salat: Kado Terakhir Ridwan Kamil untuk Atalia
Inara Rusli Buka Suara: Kita Tak Bisa Request Peran dalam Hidup
Inara Rusli Buka Suara: Saat Itu Saya Tak Pikirkan Dia Sudah Beristri