"Karena saya sudah dapat wejangan, sudah diingatkan sama sosok ulama yang kami hormati ya," jelas Inara.
"Bahwa sebagai istri, apapun keputusan kepala rumah tangga, kita harus tetap taat."
Perempuan yang juga ibu tiga anak ini menegaskan bahwa pilihannya sudah dipikirkan dari awal. Andai kata ia tak siap dengan posisi sebagai istri kedua, ia mengaku pasti sudah memilih untuk mundur jauh-jauh hari.
"Kalau tidak, ya dari awal saya mundur," tegasnya singkat.
Di sisi lain, Inara membantah keras tudingan bahwa dirinya adalah pihak yang merusak rumah tangga Insanul dan Mawa. Justru sebaliknya, dialah yang mendorong Insanul untuk berusaha memperbaiki hubungan dengan sang istri pertama.
"Sedari awal, sedari kasus ini mencuat ke publik juga... saya sudah meminta Insan untuk perbaiki. Perbaiki rumah tangganya," tandasnya.
"Karena saat itu saya melihat... tidak ada "udzur syar'i" untuk diceraikan gitu. Makanya saya melihat selama itu tidak ada "udzur syar'i", ya alangkah baiknya untuk diperbaiki rumah tangganya."
Artikel Terkait
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Insanul Fahmi
Pandji Pragiwaksono Berurusan dengan Hukum, Konten Mens Rea Dituduh Penistaan
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada di PN Banyuwangi, Klaim Anak Kandung dan Tuntut Miliaran
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat