Di sisi lain, ada permintaan untuk lebih menghormati. Publik diajak untuk mengerti dan berempati, alih-alih menghakimi atau memaksa cerita. Biarkan mereka yang sedang terluka punya ruang untuk sembuh dengan tenang, tanpa sorotan yang menyilaukan.
Nah, selain itu, Sherina juga membagikan pemikiran lain tentang arti sebuah keheningan. Diamnya bukanlah tanda kelemahan. Justru sebaliknya.
Menurut unggahan yang dia bagikan, diam adalah puncak dari sebuah perjalanan panjang. Itu adalah bentuk kedewasaan setelah melewati banyak hal.
Jadi, mungkin itulah yang sedang Sherina lakukan. Belajar, lalu memilih untuk tak banyak bicara. Dan pilihan itu, sepertinya, sepenuhnya ada di tangannya.
Artikel Terkait
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia
Jenazah Vidi Aldiano Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir
Richard Lee Ditahan Polisi Usai Mangkir Pemeriksaan Kasus Perlindungan Konsumen