"Hybrid hanya bahasa keren dari gado-gado. Intinya film ini menggunakan beragam aspek filmmaking. Di sini ada animasi yang kami lakukan, ada motion capture," ujarnya.
Teaser pertamanya sudah beredar. Di sana, penonton bisa melihat Planet Mars yang diciptakan lewat integrasi teknologi hybrid. Ada juga interaksi antara aktor live-action dengan karakter robot animasi yang terasa hidup.
Produser Dendi Reynando menjelaskan, "Teaser ini kami siapkan sebagai pintu masuk ke dunia Pelangi Di Mars."
Film yang rencananya tayang pada 2026 ini juga punya deretan pemain yang tak kalah menarik. Messi Gusti, Myesha Lin Adeeva, Lutesha, Livy Renata, dan Rio Dewanto terlibat dalam proyek ambisius ini.
Dengan segala persiapan dan teknologi yang dipakai, Pelangi di Mars berpotensi jadi salah satu film animasi Indonesia yang patut dinanti. Kita lihat saja nanti bagaimana hasil akhirnya.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba