"Hybrid hanya bahasa keren dari gado-gado. Intinya film ini menggunakan beragam aspek filmmaking. Di sini ada animasi yang kami lakukan, ada motion capture," ujarnya.
Teaser pertamanya sudah beredar. Di sana, penonton bisa melihat Planet Mars yang diciptakan lewat integrasi teknologi hybrid. Ada juga interaksi antara aktor live-action dengan karakter robot animasi yang terasa hidup.
Produser Dendi Reynando menjelaskan, "Teaser ini kami siapkan sebagai pintu masuk ke dunia Pelangi Di Mars."
Film yang rencananya tayang pada 2026 ini juga punya deretan pemain yang tak kalah menarik. Messi Gusti, Myesha Lin Adeeva, Lutesha, Livy Renata, dan Rio Dewanto terlibat dalam proyek ambisius ini.
Dengan segala persiapan dan teknologi yang dipakai, Pelangi di Mars berpotensi jadi salah satu film animasi Indonesia yang patut dinanti. Kita lihat saja nanti bagaimana hasil akhirnya.
Artikel Terkait
Mushaf dan Perlengkapan Salat: Kado Terakhir Ridwan Kamil untuk Atalia
Inara Rusli Buka Suara: Kita Tak Bisa Request Peran dalam Hidup
Inara Rusli Buka Suara: Saat Itu Saya Tak Pikirkan Dia Sudah Beristri
Adly Fairuz Diduga Palsukan Identitas Jenderal untuk Tipu Calon Taruna Akpol