Taksi Listrik Ngamuk, Hancurkan Restoran Ayam Goreng di Tangerang

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:30 WIB
Taksi Listrik Ngamuk, Hancurkan Restoran Ayam Goreng di Tangerang

Sebuah restoran ayam goreng di Karang Tengah, Tangerang, mendadak jadi sasaran. Bukan pelanggan yang membludak, melainkan sebuah taksi listrik yang tiba-tiba meluncur mundur dan menghantam bagian depan gerai itu. Kaca-kaca berhamburan, tembok pun hancur berantakan.

Momen chaos itu sempat terekam kamera ponsel dan kini viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat jelas mobil berwarna hijau itu bergerak mundur pelan, lalu... dor! Langsung menabrak bangunan.

Menurut keterangan polisi, kejadiannya berawal pada Jumat siang, 9 Januari 2026. Waktu itu sekitar pukul satu lebih lima menit.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Laksono, membeberkan kronologinya. Saiful Hidayat, sang pengemudi berusia 25 tahun, baru saja keluar dari parkiran rumah makan ayam goreng Almaz. Ia berniat menuju Kembangan.

"Pada saat keluar dan belok kanan di Jalan Raya Raden Saleh, tepatnya depan restoran ayam goreng, bodi samping kiri taksi tersebut ditabrak oleh kendaraan tidak dikenal yang datang dari arah Ciledug," jelas Prapto, Sabtu (10/1).

Nah, tabrakan samping itulah yang memicu kekacauan berikutnya. Setelah tertabrak, taksi listrik itu malah melaju mundur tanpa kendali, masuk lagi ke area parkir rumah makan.

"Karena kurang hati-hati dan kurang konsentrasi, body belakang kendaraan taksi menabrak tiang lampu penerangan, tembok dan jendela kaca gerai," sambungnya.

Jadilah kerusakan di mana-mana. Restoran ayam goreng itu harus menelan pil pahit: kaca pecah dan tembok rusak. Sementara taksi listriknya sendiri juga penyok, bagian depan kiri dan belakangnya ringsek akibat kejadian beruntun ini.

Untungnya, tak ada korban jiwa yang dilaporkan. Tapi kejadian ini pasti bikin pemilik restoran dan sang sopir pusing tujuh keliling. Bayangkan saja, lagi sepi-sepinya, eh datang "tamu tak diundang" berupa mobil yang nyelonong masuk.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar