Ia merasa dikhianati setelah bertahun-tahun membangun hubungan. "Aku kira cinta kita tumbuh, aku kira kita saling menjaga, aku kira kita bermain di tim yang sama. Tapi ternyata aku salah."
Wardatina bahkan menyebut punya bukti konkret tentang perselingkuhan tersebut. "Karena ternyata waktu panjang bukan ukuran kesetiaan hanya Allah yang bisa menguji hati. Jadi setelah melihat bukti itu, aku gak marah," katanya.
Sementara itu, Inara seolah memberi sinyal lewat unggahan-unggahannya. Dua hari lalu, ia memposting kalimat singkat namun penuh makna. "Tidak semua pertanyaan perlu dijawab dengan kata."
Ia juga menyelipkan kutipan dari QS Yunus:41. "Maka aku memilih sujud, bukan gaduh," tulisnya.
Tak berhenti di situ, di akun Threads-nya, Inara menumpahkan perasaan lewat tulisan yang lebih panjang. "Dalam hembusan doa, aku sadar.. Beberapa luka tidak hilang. Mereka hanya duduk diam di samping kita, menunggu kita berdamai dengan diri sendiri.. Seolah semua lelah akhirnya menemukan tempat untuk diam. Di tempat semua doa berpulang," tulisnya.
Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah unggahan-unggahan tersebut terkait langsung dengan laporan Wardatina atau tidak. Yang jelas, kasus ini masih terus berkembang dan jadi sorotan publik.
Artikel Terkait
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Insanul Fahmi
Pandji Pragiwaksono Berurusan dengan Hukum, Konten Mens Rea Dituduh Penistaan
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada di PN Banyuwangi, Klaim Anak Kandung dan Tuntut Miliaran
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat