Selanjutnya ada kue mangkuk. Ini sebenernya adaptasi dari kue apem, dibentuk seperti mangkuk dan mengembang di bagian atasnya. Dari bahan dasar tepung beras, kue ini sering ditaruh di posisi puncak saat menata tumpukan kue keranjang.
Warnanya yang cerah-cerah bikin suasana jadi lebih semarak. Katanya sih, semakin banyak bagian atas kue yang "mekar", semakin besar pula rezeki yang akan datang di tahun baru.
Manisan Kumquat (Jeruk Kimkit)
Kalau yang ini melambangkan kemakmuran. Jeruk kimkit atau kumquat ini ukurannya kecil-kecil, tapi maknanya besar. Biasanya ia hadir berdampingan dengan jeruk ponkam yang dimakan segar.
Bedanya, kumquat umumnya diolah dulu jadi manisan atau preserved kumquats. Hasilnya? Rasa manis-asam yang khas dan menyegarkan, plus lebih awet untuk disimpan.
Kue Ku
Terakhir, ada Kue Ku. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang hijau. Bentuknya unik, menyerupai tempurung kura-kura yang melambangkan umur panjang.
Warnanya merah cerah, simbol kemakmuran dan kebahagiaan. Di permukaannya, sering kali ada cetakan huruf atau motif yang artinya keberuntungan. Gabungan makna dan rasanya yang enak bikin kue ini selalu ditunggu saat Imlek, termasuk nanti di tahun 2026.
Artikel Terkait
Skin Check Tak Lagi Sekadar Soal Jenis Kulit, Tapi Juga Keseimbangan Mikroba
Kepergian Lula Lahfah Guncang Dunia Maya, Media Asing Turut Berduka
Kisah Lula Lahfah: Pelajaran Nyata tentang CPR yang Bisa Selamatkan Nyawa
Ayah Lula Lahfah Ungkap Kabar Duka dari Asisten, Bukan dari Putrinya Sendiri