Prabowo Gandeng Inggris Dirikan 10 Kampus Baru untuk Atasi Krisis Dokter

- Kamis, 22 Januari 2026 | 10:20 WIB
Prabowo Gandeng Inggris Dirikan 10 Kampus Baru untuk Atasi Krisis Dokter

Kerja sama dengan Inggris sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Beberapa universitas top kita seperti UI dan UGM sudah lama menjalin hubungan dengan mereka. Bahkan, beberapa kampus Inggris sudah punya cabang di Indonesia, misalnya di Singosari dan Bandung, yang fokus pada bidang-bidang yang kita butuhkan seperti digital dan teknologi.

Sebelumnya, dalam pengantar pertemuan itu, Prabowo sudah menggarisbawahi betapa seriusnya masalah kekurangan tenaga medis ini. Bukan cuma dokter umum, tapi juga dokter gigi. Kekurangan yang signifikan.

Itulah mengapa, dari kunjungan kenegaraan ini, muncul rencana konkret untuk mendirikan 10 kampus baru. Fokus utamanya tentu saja kedokteran, tapi tidak hanya itu. Bidang-bidang STEM science, technology, engineering, and mathematics juga menjadi prioritas.

Bentuk kerja samanya sendiri direncanakan cukup beragam. Mulai dari menambah kuota mahasiswa Indonesia yang dikirim kuliah ke Inggris, mendirikan kampus cabang universitas Inggris di sini, sampai program pertukaran dosen. Skemanya dibuat seluas mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Pertemuan Prabowo dengan Menteri Pendidikan Inggris dan perwakilan Russell Group kumpulan universitas paling bergengsi di sana ini diharapkan bukan sekadar seremonial. Ada harapan besar bahwa kolaborasi ini bisa mendongkrak peringkat universitas Indonesia di peta global. Waktulah yang akan membuktikan.


Halaman:

Komentar