ARJASA, RadarSitubondo.id - Sejumlah petani terong mengaku resah lantaran harga jualnya hanya laku Rp 1000 perkilo gram (kg).
Harga ini sebenarnya sudah lebih mahal dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 700 perkg.
Sutipyo, salah satu petani di Kecamatan Arjasa mengatakan, banyak petani yang mengeluh dengan harga jual terong saat ini.
Menurutnya, jika harga terong terus-terusan turun, maka modal yang dikeluarkan pun bisa habis.
“Bulan lalu terong hanya Rp. 700 perkg. Sekarang Rp. 1000. Ini masih ancaman bagi petani. Jangan-jangan Rp. 1000 ini harganya masih anjlok. Kalau harga normal biasanya Rp. 2500. atau Rp 2 ribu. Kalau di atas seribu masih enak pada petani,” katanya, kemarin (5/2).
Artikel Terkait
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026
Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Tak Ada Kelangkaan